ANALISIS PERBANDINGAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERIZINAN USAHA MIKRO DAN KECIL ANTARA NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) DAN IZIN USAHA MIKRO DAN KECIL (IUMK) DI DKI JAKARTA

Main Article Content

Eko Ramadhan
Erdy Saparudi

Abstract

Usaha Mikro dan Kecil (UMK) merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Legalitas usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan UMK. Sebelumnya, legalitas usaha diberikan melalui Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang diterbitkan pemerintah daerah. Namun, dengan adanya reformasi regulasi melalui Undang-Undang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021, pemerintah memperkenalkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas tunggal pelaku usaha secara nasional. Artikel ini membandingkan karakteristik IUMK dan NIB serta menganalisis dampaknya terhadap perekonomian masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur dan analisis peraturan perundang-undangan. Hasilnya menunjukkan bahwa NIB membawa kemudahan integrasi data, efisiensi perizinan, dan potensi peningkatan akses pembiayaan, namun juga menghadirkan tantangan bagi pelaku UMK yang belum memiliki literasi digital memadai.


Kata Kunci : IUMK; NIB; perizinan usaha; perekonomian masyarakat;

Article Details

How to Cite
Eko Ramadhan, & Erdy Saparudi. (2025). ANALISIS PERBANDINGAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERIZINAN USAHA MIKRO DAN KECIL ANTARA NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) DAN IZIN USAHA MIKRO DAN KECIL (IUMK) DI DKI JAKARTA. Jurnal Kalkala, 1(1), 61–69. Retrieved from https://jurnal-adhikari.id/index.php/kalkala/article/view/123
Section
Article
Author Biographies

Eko Ramadhan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta

Erdy Saparudi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta